Wednesday, July 14, 2010

anak2 kembar sharifah aleya

----- Forwarded Message ----

From: 
My Friend
Sent: Tue, July 13, 2010 10:49:16 AM

Subject: Fw: anak2 kembar sharifah aleya





  

  

  

 


 

Wajah terbaru Aza Ameena Muhd Ashraf (kiri) dan Asha Ameena Muhd Ashraf yang berusia setahun pada 26 Jun lalu. - Foto ihsan LEYA 

 


PENYAMPAI radio Hot FM, Leeya akui puas dan gembira melihat kedua-dua puteri kembarnya Aza Ameena Muhd Ashraf dan Asha Ameena Muhd Ashraf membesar di depan mata. 

Melayan kerenah kembar yang mempunyai berlainan karakter itu kadangkala menyebabkan rasa penat tetapi berbaloi. 

Jika tiada aral, Leya atau nama sebenarnya Sharifah Aleya Syed Zainal Rashid memasang angan untuk menyekolahkan anak-anak itu di sekolah agama. 

“Perangai Asha lebih relaks dan tak banyak ‘drama’ berbanding Aza yang suka buat ‘drama’. Kedua-duanya sudah pandai merangkak, berdiri dan panjat tangga. Kalau orang hulur tangan, mereka pandai bersalam dan cium tangan.


 

Leya dan Ashraf mendukung Aza dan Asha di hadapan kek Hari Lahir kembar itu. 

 


“Kalau boleh, saya dan suami (Muhammad Ashraf Aasimudin) hendak menghantar anak-anak kami di Integrated Islamic School apabila mereka besar nanti. Di situ mereka akan diajar bahasa Inggeris, bahasa Melayu dan bahasa Arab.


 

Sesi meniup lilin kek Hari Lahir kembar yang memasuki usia setahun. 

 


“Saya suka anak-anak lebih banyak pengetahuan berbanding saya. Mulai dari sekarang, saya mula menyimpan wang untuk mereka dengan membuka akaun Amanah Saham Wawasan 2020(ASW 2020),” ,” cerita Leya kepada mStar Online. 

Pada 26 Jun lalu, genaplah setahun usia kembar itu. Sempena majlis itu, Leya dan Ashraf melakukan aqiqah dengan menyembelih dua ekor kambing.


 

Bacaan surah Yassin sempena majlis aqiqah dan sambutan ulang tahun kelahiran Aza dan Asha. 

 


Majlis berkenaan di adakan di rumah mertua Leya di Sungai Buloh. 

Berbicara mengenai perancangan untuk anak-anaknya, Leya enggan terlalu jauh memikirkan soal itu kerana bimbang segala yang dirancang itu tidak menjadi. 

Leya berkata dia juga selesa dengan kerjanya sebagai penyampai radio Hot FM sekaligus belum merancang untuk menyertai kerjaya lain seperti terlibat dalam bidang perniagaan seperti yang dilakukan oleh sesetengah wanita. 

“Suami saya memang ada cakap nak buat bisnes tetapi belum tahu lagi bisnes apa. Kami juga tidak suka terlalu tergesa-gesa membuat keputusan dan merancang lebih-lebih. 

“Kalau ada pun, kami membuat perancangan untuk dua hingga tiga tahun ini dan bukannya memikirkan sehingga 10 tahun akan datang. 

“Kami tidak mahu terlalu sibuk berfikir sehingga terlupa untuk menikmati kehidupan bersama-sama. Jadi, lebih baik kita buat satu per satu,” ujar Leya yang tinggal bersama-sama orang tuanya di Bandar Sri Damansara. 

Ini kerana mereka sedang menunggu rumah baru di Sungai Buloh siap diubahsuai. Jika Leya keluar bekerja, ibu bapanya iaitu pelakon Fatimah Abu Bakar dan Syed Zainal Rashid Syed Zainal Abidin al-Yahya atau akan menjaga anak kembarnya itu. 

  

  
 

Keutamaan Berdzikir Sendirian




----- Forwarded Message ----


From: 
My Friend
Sent:
Thu, July 8, 2010 12:53:36 PM
Subject:
 Fw:Keutamaan Berdzikir Sendirian

 




ILMU UTK D KONGSI BERSAMA



Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya: Zuhair bin Harb menuturkan kepadaku demikian juga Muhammad bin al-Mutsanna. Mereka semua menuturkan dari Yahya al-Qaththan. Zuhair mengatakan, Yahya bin Sa’id menuturkan kepada kami dari Ubaidillah. Dia berkata, Khubaib bin Abdurrahman mengabarkan kepadaku dari Hafsh bin ‘Ashim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

“Ada tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari di saat tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. (1) Seorang pemimpin yang adil, (2) Seorang pemuda yang tumbuh dalam ketekunan beribadah kepada Allah, (3) Seorang lelaki yang hatinya selalu bergantung di masjid, (4) Dua orang lelaki yang saling mencintai karena Allah, bertemu dan berpisah karena-Nya, (5) Seorang lelaki yang diajak berzina oleh seorang perempuan cantik lagi berkedudukan namun mengatakan, ‘Aku merasa takut kepada Allah’, (6) Seorang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi sampai-sampai tangan kanannya tidak mengerti apa yang diinfakkan oleh tangan kirinya (terbalik, seharusnya ’sampai-sampai tangan kirinya tidak mengerti apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya’, pent), (7) Dan juga seorang yang mengingat Allah di saat sendirian hingga kedua matanya mengalirkan air mata.” (Hadits ini juga diriwayatkan oleh Bukhari dalam Kitab az-Zakah dengan judul bab ‘Shadaqah dengan tangan kanan’. Diterjemahkan secara bebas dari as-Shahih al-Musnad min Adzkar al-Yaum wa al-Lailah, Syaikh Musthofa al-Adawi, hal. 12-13)

Hadits ini mengandung banyak pelajaran berharga, di antaranya:

  1. Penetapan adanya hari kiamat.
  2. Penetapan adanya pembalasan amal.
  3. Dahsyatnya peristiwa di hari kiamat.
  4. Betapa lemahnya manusia di hadapan Allah ta’ala.
  5. Kecintaan Allah kepada orang-orang yang taat kepada-Nya.
  6. Yang dimaksud dengan naungan Allah di sini adalah naungan Arsy-Nya sebagaimana disebutkan dalam hadits lainnya yang disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari.
  7. Allah mencintai keadilan dan membenci kezaliman.
  8. Perintah untuk menegakkan keadilan.
  9. Keutamaan pemimpin yang adil.
  10. Beratnya cobaan dan godaan yang menimpa seorang pemimpin.
  11. Keutamaan pemuda yang tekun beribadah kepada Allah.
  12. Beratnya cobaan dan godaan yang dialami para pemuda, dan perintah kepada para orang tua agar membina generasi muda untuk gemar taat beribadah kepada Rabbnya.
  13. Keutamaan lelaki yang hatinya bergantung di masjid.
  14. Keutamaan masjid.
  15. Cinta dan benci karena Allah.
  16. Beramal karena Allah.
  17. Dahsyatnya godaan wanita.
  18. Jalan ke Surga diliputi oleh hal-hal yang tidak menyenangkan, sedangkan jalan menuju Neraka diliputi hal-hal yang disukai oleh hawa nafsu manusia.
  19. Kewajiban menjauhkan diri dari zina.
  20. Keutamaan rasa takut kepada Allah dan ia merupakan bukti kekuatan iman.
  21. Keutamaan bersedekah, terlebih lagi dengan sembunyi-sembunyi.
  22. Bersedekah dengan tangan kanan.
  23. Keutamaan berdzikir kepada Allah, terlebih apabila sendirian.
  24. Dorongan untuk ikhlas dalam beramal.
  25. Keutamaan menangis karena Allah.
  26. Iman mencakup ucapan, perbuatan, dan keyakinan, bisa bertambah dan berkurang.
  27. Baiknya amal lahir tergantung pada amal hati.
  28. Semakin sulit keadaan seseorang untuk taat kepada Allah namun dia tetap taat kepada-Nya maka balasan dari sisi Allah juga akan semakin besar.
  29. Penetapan kehendak pada diri Allah.
  30. Penetapan kehendak pada diri makhluk, ini adalah bantahan bagi Jabriyah (kelompok yang mengatakan bahwa seorang hamba dipaksa dalam melakukan perbuatan dan tidak ada hak untuk memilih, tidak ada kekuatan, serta tidak ada kehendak baginya -ed).
  31. Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah maka Allah akan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik. Dan lain sebagainya yang belum kami ketahui, wallahu a’lam.


 

13 Akhlak utama Salafush Shalih




----- Forwarded Message ----


From: 
My Friend
Sent:
Thu, July 8, 2010 9:19:50 AM
Subject:
 Fw:13 Akhlak utama Salafush Shalih




UNTUK RENUNGAN





Ahlus Sunnah wal Jama’ah atau Salafush Sholih (generasi terbaik dari umat Islam) bukan hanya mengajarkan prinsip dalam beraqidah saja, namun Ahlus Sunnah wal Jama’ah juga bagaimanakah berakhlaq yang mulia.

Itulah yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam haditsnya,



إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ صَالِحَ الأَخْلاَقِ



“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan baiknya akhlaq.” (HR. Ahmad 2/381, shahih)



Dalam suatu hadits shahih, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memanjatkan do’a,

اللّهُمَّ اهْدِنِى لأَحْسَنِ الأَخْلاَقِ لاَ يَهْدِى لأَحْسَنِهَا إِلاَّ أَنْتَ



“Allahummah-diinii li-ahsanil akhlaaqi, laa yahdi li-ahsaniha illa anta (Ya Allah, tunjukilah padaku akhlaq yang baik. Tidak ada yang dapat menunjuki pada baiknya akhlaq tersebut kecuali Engkau)” (HR. Muslim no. 771).



Maka sungguh sangat aneh jika ada yang mengklaim dirinya sebagai Ahlus Sunnah, namun jauh dari akhlaq yang mulia. Jika ia menyatakan dirinya mengikuti para salaf (generasi terbaik umat ini), tentu saja ia tidak boleh mengambil sebagian ajaran mereka saja. Akhlaqnya pun harus bersesuaian dengan para salaf. Namun saying seribu sayang, prinsip yang satu inilah yang jarang diperhatikan. Kadang yang menyatakan dirinya Ahlus Sunnah malah dikenal bengis, dikenal kasar, dikenal selalu bersikap keras. Sungguh klaim hanyalah sekedar klaim. Apa manfaatnya klaim jika tanpa bukti?



Di antara bukti pentingnya akhlaq di sisi para salaf –Ahlus Sunnah wal Jama’ah-, mereka menjadikan masalah akhlaq sebagai ushul (pokok) aqidah dan mereka memasukkannya dalam permasalahan aqidah. Di antara ajaran akhlaq tersebut adalah:

[Pertama: Selalu mengajak pada yang ma’ruf dan melarang dari yang mungkar]



Ahlus Sunnah mengajak pada yang ma’ruf (kebaikan) dan melarang dari kemungkaran. Mereka meyakini bahwa baiknya umat Islam adalah dengan tetap adanya ajaran amar ma’ruf yang barokah ini. Perlu diketahui bahwa amar ma’ruf merupakan bagian dari syariat Islam yang paling mulia. Amar ma’ruf inilah yang merupakan sebab terjaganya jama’ah kaum muslimin. Amar ma’ruf adalah suatu yang wajib sesuai kemampuan dan dilihat dari maslahat dalam beramar ma’ruf. Mengenai keutamaan amar ma’ruf nahi mungkar, Allah Ta’ala berfirman,

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ



“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imron: 110)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الإِيمَانِ



“Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah ia mencegah kemungkaran itu dengan tangannya. Jika tidak mampu, hendaklah mencegahnya dengan lisan. Jika tidak mampu juga, hendaklah ia mencegahnya dengan hatinya. Itulah selemah-lemah iman.” (HR. Muslim no. 49)

[Kedua: Mendahulukan sikap lemah lembut dalam berdakwah dan amar ma’ruf nahi mungkar]

Ahlus Sunnah wal Jama’ah berprinsip bahwa hendaknya lebih mendahulukan sikap lemah lembut ketika amar ma’ruf nahi mungkar, hendaklah pula berdakwah dengan sikap hikmah dan memberi nasehat dengan cara yang baik. Allah Ta’ala berfirman,

ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ



“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS. An Nahl: 125)

[Ketiga: Sabar ketika berdakwah]



Ahlus Sunnah meyakini wajibnya bersabar dari kelakukan jahat manusia ketika beramar ma’ruf nahi mungkar. Hal ini karena mengamalkan firman AllahTa’ala,

وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ



“Dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” (QS. Luqman: 17)



[Keempat: Tidak ingin kaum muslimin berselisih]

Ahlus Sunnah ketika menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar, mereka punya satu prinsip yang selalu dipegang yaitu menjaga keutuhan jama’ah kaum muslimin, menarik hati setiap orang, menyatukan kalimat (di atas kebenaran), juga menghilangkan perpecahan dan perselisihan.



[Kelima: Memberi nasehat kepada setiap muslim karena agama adalah nasehat]

Ahlus Sunnah wal Jama’ah pun punya prinsip untuk memberi nasehat kepada setiap muslim serta saling tolong menolong terhadap sesama dalam kebaikan dan takwa. Hal ini karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« الدِّينُ النَّصِيحَةُ » قُلْنَا لِمَنْ قَالَ « لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُولِهِ وَلأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ ».



“Agama adalah nasehat. Kami berkata, “Kepada siapa?” Beliau menjawab, “Kepada Allah, kepada kitab-Nya, kepada Rasul-Nya dan kepada pemimpin kaum muslimin serta kaum muslimin secara umum.” (HR. Muslim no. 55)



[Keenam: Bersama pemerintah kaum muslimin dalam beragama]

Ahlus Sunnah wal Jama’ah juga menjaga tegaknya syari’at Islam dengan menegakkan shalat Jum’at, shalat Jama’ah, menunaikan haji, berjihad dan berhari raya bersama pemimpin kaum muslimin baik yang taat pada Allah dan yang fasik. Prinsip ini jauh berbeda dengan prinsip ahlu bid’ah.



[Ketujuh: Bersegera melaksanakan shalat wajib dan khusyu di dalamnya]

Ahlus Sunnah punya prinsip untuk bersegera menunaikan shalat wajib, mereka semangat menegakkan shalat wajib tersebut di awal waktu bersama jama’ah. Shalat di awal waktu itu lebih utama daripada shalat di akhir waktu kecuali untuk shalat Isya. Ahlus Sunnah pun memerintahkan untuk khusyu’ dan thuma’ninah (bersikap tenang) dalam shalat. Mereka mengamalkan firman Allah Ta’ala,

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (1) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ (2)

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya.” (QS. Al Mu’minun: 1-2)



[Kedelepan: Semangat melaksanakan qiyamul lail]

Ahlus Sunnah wal Jama’ah saling menyemangati (menasehati) untuk menegakkan qiyamul lail (shalat malam) karena amalan ini adalah di antara petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Shalat ini pun yang diperintahkan oleh Allah kepada Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau pun bersemangat untuk taat kepada Allah Ta’ala. Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia menceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menunaikan shalat malam. Sampai kakinya pun terlihat memerah (pecah-pecah). ‘Aisyah mengatakan, “Kenapa engkau melakukan seperti ini wahai Rasulullah, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang lalu dan akan datang?”. Beliau lantas mengatakan,

أَفَلاَ أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا

“(Pantaskah aku meninggalkan tahajjudku?) Jika aku meninggalkannya, maka aku bukanlah hamba yang bersyukur.” (HR. Bukhari no. 4837)



[Kesembilan: Tegar menghadapi ujian]

Ahlus Sunnah wal Jama’ah tetap teguh ketika mereka mendapatkan ujian, yaitu bersabar dalam menghadapi musibah. Mereka pun bersyukur ketika mendapatkan kelapangan. Mereka ridho dengan takdir yang terasa pahit. Mereka senantiasa mengingat firman Allah Ta’ala,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ



“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِىَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ

“Sesungguhnya ujian yang berat akan mendapatkan pahala (balasan) yang besar pula. Sesungguhnya Allah jika ia mencintai suatu kaum, pasti Allah akan menguji mereka. Barangsiapa yang ridho, maka Allah pun ridho padanya. Barangsiapa yang murka, maka Allah pun murka padanya.” (HR. Tirmidzi no. 2396, hasan shahih)



[Kesepuluh: Tidak mengharap-harap datangnya musibah]

Ahlus Sunnah tidaklah mengharap-harap datangnya musibah. Mereka pun tidak meminta pada Allah agar didatangkan musibah. Karena mereka tidak tahu, apakah nantinya mereka termasuk orang-orang yang bersabar ataukah tidak. Akan tetapi, jika musibah tersebut datang, mereka akan bersabar. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَتَمَنَّوْا لِقَاءَ الْعَدُوِّ ، وَسَلُوا اللَّهَ الْعَافِيَةَ ، فَإِذَا لَقِيتُمُوهُمْ فَاصْبِرُوا



“Janganlah kalianmengharapkan bertemu dengan musuh tapi mintalah kepada Allah keselamatan. Dan bila kalian telah berjumpa dengan musuh bersabarlah.” (HR. Bukhari no. 2966 dan Muslim no. 1742)



[Kesebelas: Tidak berputus asa dari pertolongan Allah ketika menghadapi cobaan]

Ahlus Sunnah wal Jama’ah tidak berputus asa dari rahmat Allah ketika mereka mendapati cobaan. Karena Allah Ta’ala melarang seseorang untuk berputus asa. Akan tetapi pada saat tertimpa musibah, mereka terus berusaha untuk mencari jalan keluar dan pertolongan Allah yang pasti datang. Mereka tahu bahwa di balik kesulitan ada kemudahan yang begitu dekat. Mereka pun senantiasa introspeksi diri, merenungkan mengapa musibah tersebut bisa terjadi. Mereka senantiasa yakin bahwa berbagai musibah itu datang hanyalah karena sebab kelakuan jelek dari tangan-tangan mereka (yaitu karena maksiat yang mereka perbuat). Mereka tahu bahwa pertolongan bisa jadi tertunda (diakhirkan) karena sebab maksiat yang dilakukan atau mungkin karena ada kekurangan dalam mengikuti petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ



“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri.” (QS. Asy Syura: 30).

Ahlus Sunnah tidak bersandar pada sebab-sebab yang baru muncul, kejadian duniawi atau bersandar pada peristiwa-peristiwa alam ketika mendapat ujian dan menanti datangnya pertolongan. Mereka tidak begitu tersibukkan dengan memikirkan sebab-sebab tadi. Mereka sudah memandang sebelumnya bahwa takwa kepada Allah Ta’ala, memohon ampun (istighfar) dari segala macam dosa dan bersandar pada Allah serta bersyukur ketika lapang adalah sebab terpenting untuk keluar segera mendapatkan kelapangan dari kesempitan yang ada.



[Keduabelas: Tidak kufur nikmat]

Ahlus Sunnah wal Jama’ah begitu khawatir dengan akibat dari kufur dan pengingkaran terhadap nikmat. Oleh karena itu, Ahlus Sunnah adalah orang yang begitu semangat untuk bersyukur pada Allah. Mereka senatiasa bersyukur atas segala nikmat, yang kecil atau pun yang besar. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ



“Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu. Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” (HR. Muslim no. 2963)



[Ketigabelas: Selalu menghiasi diri dengan akhlaq yang mulia]

Ahlus Sunnah selalu menghiasi diri dengan akhlaq yang mulia dan baik. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا

“Orang mukmin yang sempurna imannya adalah yang baik akhlaqnya.” (HR. Tirmidzi no. 1162, Abu Daud no. 4682 dan Ad Darimi no. 2792, hasan shahih)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَىَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّى مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلاَقًا

“Sesungguhnya di antara orang yang paling aku cintai dan yang tempat duduknya lebih dekat kepadaku pada hari kiamat ialah orang yang bagus akhlaqnya.” (HR. Tirmidzi no. 2018, shahih)

إِنَّ الْمُؤْمِنَ لَيُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَةَ الصَّائِمِ الْقَائِمِ

“Sesungguhnya seorang mukmin akan mendapatkan kedudukan ahli puasa dan shalat dengan ahlak baiknya.” (HR. Abu Daud no. 4798, shahih)

مَا مِنْ شَىْءٍ يُوضَعُ فِى الْمِيزَانِ أَثْقَلُ مِنْ حُسْنِ الْخُلُقِ وَإِنَّ صَاحِبَ حُسْنِ الْخُلُقِ لَيَبْلُغُ بِهِ دَرَجَةَ صَاحِبِ الصَّوْمِ وَالصَّلاَةِ



“Tidak ada yang lebih berat dalam timbangan daripada akhlak yang baik, dan sesungguhnya orang yang berakhlak baik akan mencapai derajat orang yang berpuasa dan shalat.” (HR. Tirmidzi no. 2003, shahih)





Semoga yang singkat ini bermanfaat.



Referensi: Min Akhlaq Salafish Sholih, ‘Abdullah bin ‘Abdul Hamid Al Atsari, Dar Ibnu Khuzaimah.



 

Kapal Rachel Corrie

----- Forwarded Message ----

From: Faisal Abd Rahman <alfaisals@yahoo.com>
Sent: Tue, July 6, 2010 2:04:16 PM
Subject: Fw: Kapal Rachel Corrie



Salam Keamanan.....,

Fi Amanan tu Billah!

Pernah dengar pasal kapal Rachel Corrie  yang akan belayar untuk menghantar bantuan ke Gaza... 

Ni cerita asal usul nama kapal berkenan....

 



Perjuangan Sedunia untuk Palestin

 

 





http://www.lookleftonline.org/wp-content/uploads/2010/04/Screen-shot-2010-04-02-at-22.59.57.png




Pada 30 Mac 2010, sebuah kapal seberat 1800-tan telah dibeli melalui lelongan di Dundalk, Ireland dgn harga 70,000 pound sterling oleh Gerakan Pembebasan Gaza (Free Gaza Movement).



Ianya telah diperbaiki dan diperlengkapkan untuk pelayaran ke Gaza. 



Kapal itu dinamakan Rachel Corrie.



Siapakah Rachel Corrie?



http://pikirancerah.files.wordpress.com/2009/03/rachel-corrie.jpg




Rachel Aliene Corrie (April 1979 - March 16, 2003) adalah seorang warga Amerika dan ahli International Solidarity Movement (ISM). 



http://www.friendskorner.com/forum/photopost/data/500/rachel_corrie.gif




Dia telah dibunuh dengan kejam oleh Tentera Yahudi Laknatullah ketika percubaan menghalang jentolak Zionis meruntuhkan rumah saudara kita penduduk Palestin yg bernama Samir Nasrallah di Semenanjung Gaza.



http://www.aqplink.com/imagenes_aqp/tierra/rachel_corrie/rachel-corrie5.jpg




Pihak Yahudi yang terkenal dengan sifat yg keji telah menafikannya tetapi bukti dan saksi telah berjaya menunjukkan memang dia telah dilanggar dan dengan sengaja.



http://www.palestinefacts.org/images/corrie_before.jpg


Sebelum dilanggar





http://www.palestinefacts.org/images/corrie_after.jpg


Selepas dilanggar







Menurut akhbar Corrie dan rakan-rakan beliau bertindak menjadi Perisai Manusia. Beliau yang mengambil cuti setahun dari pengajiannya di Evergreen State College telah ke Palestin untuk menyertai Intifada ke 2.

 

 





http://arastiralim.com/wp-content/uploads/2007/01/rachel_corrie_memorium.jpg




Beliau telah meninggal dunia akibat cedera parah akibat tekanan melampau pada dada yg menyebabkan tulang rusuk, tulang belakang, skapula dan dorsal spinal column, paru2 kanan koyak dengan pendarahan teruk di kaviti pleural.



http://anikakhan.files.wordpress.com/2008/07/rachel-corrie-flag-shrouded.jpg




Dia dilanggar oleh Bulldozer Yahudi sebanyak 2 kali, ya 2 kali dan Yahudi masih mengatakan ianya kemalangan.



http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d5/Rachel_Corrie_memorial_pics.jpg/150px-Rachel_Corrie_memorial_pics.jpg

 

Sumbangan Quran, telekong, sejadah, tudung, etc > Mohon war2 kan dan p

----- Forwarded Message ----

From: 
My Friend
Sent: Wed, June 30, 2010 1:49:10 PM
Subject: Fw: Sumbangan Quran, telekong, sejadah, tudung, etc > Mohon war2 kan dan panjangkan pada rakan2





 



S
aya mulakan dengan Bismillah ARRahman ARRahim 

Setelah lama mencari2 tempat yang dapat di jadikan pusat pengumpulan sumbangan yang sesuai. 




Aktiviti ini lama di berhentikan kerana ketiadaan tempat untok di jadikan collection centre. 


Alhamdulillah akhir nya kita telah memperolehi tempat untok di jadikan pusat pengumpulan barang2 berikut: 



1. Al Quran 

2. Buku kecil Juzzu Amma (surah2 pendek) -perlu dengan banyak 

3. Sejadah sembahyang 

4. Telekong perempuan - perlu banyak 

5. Tudung perempuan - perlu banyak 

6. Toys 

7. Buku2 ugama 

8. Pakaian yang baru dan baik serta maseh molek



Barang2 sumbangan boleh lah di hantar ke Masjid Subang Airport (Airport Lama). Sebelom hantar sila talipon Ustaz Abdul RazakHP: 0192797558 



Mohon maklumkan yang barang2 ini untok di hantar antara nya ke Sabah, Cambodia dan Acheh atas nama TKO (ramlisdar) 



Mohon chek dahulu sebelom menghantar sumbangan pakaian kerana masalaah ada nya penyumbang yang kerap menghantar pakaian yang tak layak di derma, saperti seluar burok, kain2 burok , pakaian yang dah koyak dan lusoh. Kalau nak hantar yang baik dan molek , kami sedia menerima. 



Penerimaan sumbangan di terima mulai hari ini sehingga 15hb Oktober 2010 





Peringatan tarikh TUTUP ialah: 15hb Oktober 2010 






Just in case Ustaz Razak tak ada di Masjid boleh contact isteri pada Ustaz 

bernama Puan Salwa HP 0196221072 atau 0196149067 



Sebab ustaz ni sebok sokmo.

Bila Ustaz tak ada nanti sila contact isteri nya pula. 



HP Ustaz Razak 0192797558 

Mohon dapat lah kira nya rakan2 war war kan dan panjang kan pada rakan2 akan permohonan sumbangan ini, sama ada website lain atau email. Sumbangan ini tidak melibatkan wang tunai. Agar lebeh ramai dapat turut serta menyumbang barang2 saperti yang terdapat dalam list di atas 



May Allah bless you
 







Thanks 



wassalam 
 

White Tigers..Aww..So cute...

----- Forwarded Message ----

From: 
My Friend
Sent: Wed, June 16, 2010 10:58:00 AM
Subject: Fw: White Tigers..Aww..So cute...





When hurricane Hannah separated two white tigers from their mother,  

Anjana came to the Rescue. 
  

Anjana, a chimp at TIGERS in  South Carolina , became surrogate mom and   

playmate to the cubs, even helping with bottle feeding, according to The Sun. 
  

But here's the truly amazing part: 
   This is something Anjana does all the time,  

having helped raised leopard and lion cubs on several occasions.



These pics are truly gorgeous.
 










"Be kinder than necessary  

because  

everyone you meet  

is fighting some kind of battle.

 

kucing makeup

From: My Friend
Sent: Thursday, June 10, 2010 2:12 PM
Subject: FW: [Email Santai] kucing makeup

THIS IS AN EXAMPLE OF PEOPLE HAVING MORE MONEY THAN THEY KNOW WHAT TO DO! 



I didn't even know they did this
!!!!!!!!! Time to grab the neighbour's cat and get busy!!



Some of the paint jobs cost $15,000 and had to be repeated every 3 months as the cat's hair grows out. Must be nice to have $60,000 a year just to keep your cat painted!! 



And people wonder why cats sometimes attack their owners.

 






















 


 

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...